“Kami hadir membawa semangat ukhuwah dan berbagi pengalaman program IPIM Jatim. Silatnas ini menjadi ajang konsolidasi nasional agar gerakan imam masjid semakin solid dan berdaya di seluruh daerah,” katanya.
PW IPIM Jawa Timur Hadiri Silatnas dan Pelantikan Pengurus IPIM Sulawesi Tenggara 2025–2030 di Kendari
Categories:
Kendari, 11 Oktober 2025 — Pimpinan Wilayah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Jawa Timur turut menghadiri kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Pelantikan Pengurus Wilayah IPIM Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2025–2030 yang digelar di Aula Pondok Pesantren Baitul Qur’an Al-Askar, Kota Kendari, pada Sabtu (11/10/2025) pukul 13.00 WITA.
Kegiatan nasional ini diselenggarakan oleh Panitia Pusat Silatnas IPIM 2025 dan dihadiri oleh perwakilan IPIM dari seluruh provinsi di Indonesia. Dari Jawa Timur, hadir tiga delegasi resmi, yakni KH. Abd Hamid Abdullah, SH, M.Si (Ketua PW IPIM Jawa Timur), Luqman Hakim (Wakil Sekretaris), dan Drs. H. Abdul Ghofur (Wakil Sekretaris).
Acara ini juga dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP IPIM, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, dan Sekretaris Jenderal PP IPIM, H. Moch. Taufiqurrahman, SQ., MA, yang sekaligus memberikan pengarahan dan pesan kepada seluruh peserta Silatnas.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya sinergi antarwilayah IPIM dalam memperkuat peran imam masjid sebagai penjaga moral dan spiritual umat.
“IPIM adalah wadah strategis untuk memperkuat jaringan imam masjid di seluruh Indonesia. Melalui silaturahmi nasional ini, kita ingin meneguhkan kembali komitmen bahwa imam bukan hanya pemimpin shalat, tetapi juga pemimpin sosial dan spiritual bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PW IPIM Jawa Timur, KH. Abd Hamid Abdullah, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan kesiapan Jawa Timur untuk terus bersinergi dalam gerakan pembinaan imam masjid di tingkat nasional.
Kegiatan Silatnas dan pelantikan pengurus IPIM Sulawesi Tenggara 2025–2030 ini menjadi momentum penting dalam mempererat koordinasi antarwilayah serta memperkuat komitmen bersama untuk menghadirkan imam masjid yang berilmu, berakhlak, dan berdaya guna bagi umat.