Jember, 14 September 2025 — Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Jawa Timur resmi melantik kepengurusan periode 2023–2028 di Aston Hotel Jember, Ahad (14/9/2025) pukul 12.30 WIB. Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Penasehat IPIM Pusat, Prof. Dr. KH. Ahmad Zahro, MA, yang juga memberikan arahan dan pesan khusus kepada para pengurus.
Dalam struktur kepengurusan yang ditetapkan melalui SK Pimpinan Pusat IPIM Nomor 20G/SK/PP IPIM/5/2025, KH. Abd Hamid Abdullah, SH, M.Si dipercaya sebagai Ketua IPIM Jawa Timur. Ia akan didampingi jajaran pengurus harian, di antaranya Drs. KH. Ahid Sufiyaji, M.Ag sebagai Sekretaris dan Drs. H. Ali Masykuri, M.Ag sebagai Bendahara.
Dalam sambutannya, Prof. Ahmad Zahro menekankan pentingnya soliditas dan sinergi IPIM dalam mengemban amanah keumatan.
“IPIM Jawa Timur jangan dibiarkan berjalan sendiri. Harus ada sinergi antarmasjid, bahkan setiap masjid bisa mengembangkan kemandirian dengan membentuk koperasi. Imam masjid harus berperan sebagai penggerak spiritual sekaligus sosial ekonomi umat,” pesannya.
Sementara itu, Ketua IPIM Jawa Timur, KH. Abd Hamid Abdullah, mengajak seluruh jajaran pengurus untuk segera menyusun program kerja dan membentuk bidang-bidang organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.
“Kami akan merangkul seluruh imam masjid, bekerjasama dengan pemerintah daerah, serta memperkuat peran IPIM sebagai mitra strategis dalam pembinaan umat,” tegasnya.
Kepengurusan IPIM Jatim 2023–2028 terdiri dari unsur pembina, penasehat, pengurus harian, serta berbagai bidang, seperti Pengembangan Organisasi, Dakwah, Ekonomi, Litbang, Diklat, dan Muslimah.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, diharapkan IPIM Jawa Timur semakin berkontribusi dalam memperkuat peran imam masjid, tidak hanya di bidang kerohanian, tetapi juga dalam pemberdayaan umat di berbagai aspek kehidupan.